Langsung ke konten utama

Vaksin Massal Astra Zeneca

 




[Rabu, 16 Juni 2021]

Jujur, aku adalah orang yang tidak terlalu mengikuti secara persis informasi terkait vaksin. Baik Sinovac maupun Astra Zeneca. Yang aku tau kedua vaksin itu di buat oleh dua perusahaan yang berbeda. Ada yang bilang, kalau sinovac lebih sedikit efek sampingnya karna buatan dari China sedangan Astra Zeneca sebaliknya. Tapi aku berkeyakinan, dengan aku bersedia untuk di vaksin, bisa menjadi tameng tersendiri dalam menghadapi pandemi covid-19 ini. 

Kebetulan di tanggal 16 Juni 2021 aku mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan vaksin secara gratis dari Otoritas Jasa Keuangan di Istora Senayan, Jakarta. Seluruh karyawan di sektor jasa keuangan, mendapatkan vaksin secara cuma cuma di hari itu digilir antara jadwal pagi dan siang hari. Sangat sayang sekali, informasi yang aku dapatkan terkait giliran vaksin sangat minim, dan nampaknya bukan hanya aku saja. HEHEHE Alhasil, antrian mengular untuk melakukan registrasi ulang, salah satunya aku yang membuat antrian gila itu makin memanjang akibat tidak sesuai dengan jadwalnya.

Beginilah antrian registrasi ulangnya :



Semua berjalan dengan lancar tidak ada hambatan, hanya saja antrian yang panjang tadi memakan waktu tidak sebentar. Aku datang di lokasi pada pukul 08.00 WIB dan baru mendapatkan vaksin pukul 13.30 WIB (KANNN! MENDING DATANG SIANG SEKALIAN) 


Ini antrian menuju disuntik :



Pemberian vaksin ini juga cukup hijab friendly. Hijab friendly disini, panitia memberikan ruang khusus bagi pada muslimah untuk dapat memberikan vaksin pada lengan (sekitar 3 jari dibawah bahu) rada sulit memang buat yang berhijab sepertiku.

Waktu disuntik, AMAZING! Tidak SAKIT! Serius! pada tahap ini aku yakin banget gak akan mengalami KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Setelah disuntik, aku pikir aku bakal dapat eskrim, atau telor asin HAHAHHA ternyata aku dikasih oleh- oleh sanmol 2 butir. Dan nakes yang bertugas berpesan " mbak, abis makan siang di minum ya sanmolnya, sekarang observasi dulu ya 15 menit di ruang observasi".

Pukul 11.00 WIB sudah tidak bisa tidur bung! karna tanganku sakit banget. Pegal-pegal dan ku rasa itu masih wajar, jadi ku paksa untuk tidur. Pukul 12.00 WIB - Kamis, 17 Juni 2021 pukul 05.00 WIB aku bangun setiap 1 jam sekali karna menggigil dan demam tinggi. Yak, akhirnya aku mendapati KIPI. Bagaimana solusinya? aku minum sanmol yang tersisa 1. Barulah di jam 07.00 WIB badan sudah mulai terasa better.

Yak sekian pengalaman Vaksin Astra Zeneca dosis pertama. Akan berlanjut di dosis kedua!

Stay Negative, Stay Healthy everyone!!!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Pengajuan Perizinan Perorangan (WPPE/WMI)

Kali ini, aku akan memulai mengisi blog ini dari hal yang menurutku “patut” dan “sebaiknya” diketahui oleh kalian ( terutama buat kalian yang bekerja sebagai praktisi di Pasar Modal ). Akhir- akhir ini aku sering banget mendapati sebagian teman, kebingungan untuk melakukan registrasi sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek/ Wakil Manajer Investasi ke OJK. Seiring dengan perkembangan zaman, beberapa tahun belakangan ini seluruh jasa keuangan sedang getol dalam memajukan Fintech ( Financial Technology ). Begitupula dengan OJK yang sekarang based on system jadi semua sudah paperless dan terintegrasi dan cukup scan seluruh berkas yang dibutuhkan. Dokumen apa saja yang dibutuhkan? Pertama , harus lulus Ujian Standar Profesi (USP) terlebih dahulu ((( yaiyalaaaah ))). Dan, bagi yang sudah lulus USP pun sertifikatnya harus dipastikan sudah ditangan alias sudah diambil ke Panitia Standar Profesi. Based on my experience , aku ambil sertifikat WPPE sekitar 6 bulan setelah aku dinyatakan l...

ALOHA!

Okay, sebelumnya aku akan mengemukakan dulu alasan kenapa aku memutuskan untuk bikin blog. Pertama, setelah  aku  pikir-pikir ada juga hal-hal di dalam hidupku yang seperti ini bisa di share . Kedua, itung-itung bisa menjadi obat dari (kalau ada) kekosongan waktu yang aku miliki . Ketiga, yaaaa mau punya aja! HAHAHAHAHA Well, enjoy my blog! Ambil yang perlu dan buang yang tidak perlu.